SMPN 115 Jakarta Berhasil Lolos Verifikasi SAQ, Presentasikan Pengembangan PPID di E-Monev 2025

Jakarta, Kamis, 20 November 2025 – SMP Negeri 115 Jakarta (SMABEL) menunjukkan komitmen kuat dalam pengelolaan informasi publik melalui partisipasi aktifnya dalam Tahapan Presentasi E-Monev (Electronic Monitoring and Evaluation) Tahun 2025 yang diselenggarakan Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta. Acara yang berlangsung pada Kamis (20/11) di Jakarta Creative Hub, Jl. Kebon Melati 5 No. 20, Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Jakarta, Kamis, 20 November 2025 – SMP Negeri 115 Jakarta (SMABEL) menunjukkan komitmen kuat dalam pengelolaan informasi publik melalui partisipasi aktifnya dalam Tahapan Presentasi E-Monev (Electronic Monitoring and Evaluation) Tahun 2025 yang diselenggarakan Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta. Acara yang berlangsung pada Kamis (20/11)  di Jakarta Creative Hub, Jl. Kebon Melati 5 No. 20, Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, menjadi panggung bagi sekolah untuk memaparkan strategi pengembangan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) guna meningkatkan transparansi dan kinerja sebagai badan publik.

 

Berdasarkan hasil verifikasi Self Assessment Questionnaire (SAQ), SMPN 115 Jakarta berhak melaju ke tahapan presentasi ini, yang menilai capaian PPID dalam mendukung Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP). Paparan disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Akademik sekaligus PPID Pelaksana, Sahrudin, S.Kom, yang mewakili Atasan PPID, Ibu Yulia Vistaria, S.Pd. Kehadiran Kepala Sekolah tidak memungkinkan karena bersamaan dengan peninjauan Perpustakaan Lumbung Ilmu dan instalasi Water Purifier di lingkungan sekolah kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Peninjauan tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Dr. Ir. Pramono Anung Wibowo, MM., serta Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza dan Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin, menegaskan sinergi pemerintah daerah, BUMD, dan mitra swasta dalam mendukung fasilitas pendidikan berkelanjutan.

 

Dalam presentasinya, Sahrudin menyoroti tiga aspek utama pengembangan PPID SMABEL: komitmen organisasi, inovasi kreatif, dan program berkelanjutan. "PPID kami difokuskan pada transparansi sebagai pondasi pendidikan berkualitas, selaras dengan visi sekolah 'Terwujudnya Murid yang Unggul, Berkarakter, dan Berintegritas serta Berwawasan Global'. Kami telah mencapai 100% publikasi informasi wajib, dengan tingkat penyelesaian permohonan 95% dalam 10 hari kerja," ujar Sahrudin. Ia juga mempresentasikan profil sekolah (NPSN 20102510, akreditasi A), struktur organisasi PPID di bawah pengawasan Kepala Sekolah, serta regulasi keterbukaan informasi publik.

 

Poin inovatif yang menjadi sorotan adalah program "SMABEL INFO-LINK", ekosistem digital terintegrasi yang mencakup E-Layanan Informasi Terpadu, Papan Informasi Digital (PID) berbasis QR code, Virtual Tour sekolah, dan konten edukasi KIP via media sosial. Inovasi ini dirancang untuk mempercepat akses informasi, seperti laporan RKAS dan prestasi siswa dalam format infografis, serta mengurangi birokrasi pasca-pandemi. "Kami adaptasi SOP layanan untuk inklusivitas, termasuk survei real-time dan forum konsultasi publik digital, guna dorong partisipasi orang tua dan siswa," tambah Sahrudin. Program ini diharapkan meningkatkan literasi data dan mendukung kompetensi 4C (Critical Thinking, Creativity, Communication, Collaboration).

 

Selain itu, paparan menekankan program berkelanjutan seperti Workshop Literasi Informasi Publik "Transparansi untuk Semua", Digitalisasi Laporan Transparansi Berkala "Info Sekolah Terbuka"  dan Kampanye "PPID Goes Green" yang terintegrasi dengan program paperless 50% pada 2026. Kolaborasi dengan Dinas Pendidikan DKI dan Komisi Informasi Provinsi memastikan dampak jangka panjang, termasuk peningkatan partisipasi masyarakat 25% tahunan dan kontribusi pada SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) serta SDGs 16 (Institusi Kuat).

 

Acara E-Monev ini diikuti ratusan perwakilan PPID badan publik DKI Jakarta, dengan penilaian berdasarkan indikator seperti rasio penyelesaian inovatif dan dampak sosial. SMPN 115 Jakarta optimis capaian ini akan memperkuat akuntabilitas informasi publik dan menjadi model bagi sekolah negeri lainnya. "Hari ini bukan hanya presentasi, tapi komitmen nyata untuk pendidikan transparan yang inklusif," tutup Sahrudin.

 

Dengan inisiatif ini, SMABEL terus membuktikan peranannya sebagai sekolah unggulan di Jakarta Selatan, siap melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas akademik, tapi juga sadar akan hak informasi publik. Untuk detail lebih lanjut, kunjungi website resmi https://smpn115-jkt.sch.id atau hubungi PPID di info@smpn115-jkt.sch.id

 

#Inklusif
SHARE :
Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT