- HOME
- PROFIL
- PPID
- BERITA
- KESISWAAN
- GALERI
- INFORMASI
- INTERAKSI
- E-BOOK
×

Jakarta, 18 Desember 2025 – Suasana haru menyelimuti aula Ki Hajar Dewantara Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta saat pengumuman pemenang Kompetisi Matematika (KOMAT) Tingkat Provinsi DKI Jakarta 2025. Kontingen SMP Negeri 115 Jakarta berhasil menyabet gelar Juara Umum secara keseluruhan, mengalahkan ratusan sekolah pesaing dari 7.320 siswa SMP dan MTs negeri serta swasta se-Jakarta.
Jakarta, 18 Desember 2025 – Suasana haru menyelimuti aula Ki Hajar DewantaraDinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta saat pengumuman pemenang Kompetisi Matematika (KOMAT) Tingkat Provinsi DKI Jakarta 2025. Kontingen SMP Negeri 115 Jakarta berhasil menyabet gelar Juara Umum secara keseluruhan, mengalahkan ratusan sekolah pesaing dari 7.320 siswa SMP dan MTs negeri serta swasta se-Jakarta. Prestasi ini diraih melalui penampilan apik di tiga jenjang kelas, yakni 7, 8, dan 9, yang menjadi bukti keunggulan siswa-siswi sekolah tersebut dalam menguasai ilmu eksakta.
Kompetisi
ini diikuti oleh ribuan peserta dengan rincian 2.464 siswa kelas 7, 2.446 siswa
kelas 8, dan 2.410 siswa kelas 9. KOMAT 2025 bertujuan menyalurkan minat dan
kompetensi siswa di bidang matematika, dengan soal-soal berstandar nasional dan
internasional yang menguji kemampuan berpikir logis, kreatif, serta aplikasi
konsep matematika dalam masalah faktual. Peserta yang lolos semifinal dan final
pun menerima sertifikat yang diakui oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
Di kelas 7, SMP Negeri 115 Jakarta mendominasi dengan Mochamad Rahil Faza yang meraih Juara 1. Tak ketinggalan, Farrel Daneshwara Naufal menyusul di posisi Juara 3, dan Fathiin Yosa Rafandra sebagai finalis, menunjukkan konsistensi tim. "Saya latihan setiap hari untuk momen ini. Matematika membuat saya merasa seperti detektif yang memecahkan teka-teki," ungkap Rahil dengan senyum lebar usai menerima piala. Kemudian
Sementara
di kelas 8, Fathir Muhammad tampil percaya diri dan berhasil membawa pulang
Juara Harapan 3 setelah bersaing ketat di babak final yang menuntut kecepatan
dan akurasi. "Prestasi ini dorongan untuk terus eksplorasi matematika.
Bukan hanya soal nilai, tapi cara berpikir yang fun," katanya. Untuk kelas
9, Dheren Bramantyo tak kalah mengesankan dengan Juara Harapan 2.
Meski
belum meraih juara per kelas secara keseluruhan, akumulasi poin dari ketiga
jenjang membuat SMP Negeri 115 Jakarta layak disebut Juara Umum. Kepala Sekolah
SMP Negeri 115 Jakarta, Yulia Vistaria, S.Pd., menyatakan kegembiraannya.
"Ini hasil dari pembinaan intensif tim matematika sepanjang tahun. Kami bangga siswa
kami tidak hanya juara, tapi juga tumbuh melalui proses belajar yang
menyenangkan."
Acara pengumuman pemenang yang berlangsung meriah di aula Ki Hajar Dewantara Dinas Pendidikan DKI Jakarta semakin berkesan dengan penampilan memukau Ayasha Davierra, siswi Kelas 9 SMP Negeri 115 Jakarta. Ayasha menghibur hadirin dengan suaranya yang merdu menyanyikan lagu "Berharap Tak Berpisah" dan "Tabola Bale", menambah nuansa hangat di tengah euforia prestasi akademik.
Menurut Ketua Panitia Kurniawan, kompetisi ini dirancang untuk mengasah kemampuan berpikir siswa dalam situasi logis dan matematis yang menyenangkan. "Kami ingin menyalurkan minat siswa SMP di bidang matematika, agar mereka siap menghadapi tantangan masa depan," ujarnya. Sementara Ketua MGMP Matematika Sulis Ryanto menambahkan, "Dari KOMAT ini, anak-anak diasah kemampuannya dalam masalah faktual yang logis, matematis, dan fun." Kasubkel Kurikulum Astin Zulaikha pun menekankan, "Perjuangan ini bukan sekadar meraih juara, tapi menghasilkan juara melalui proses pembelajaran yang utama."
Prestasi
gemilang ini menjadi inspirasi bagi seluruh pelajar Jakarta untuk terus
mengasah potensi di bidang STEM, di tengah era digital yang semakin menuntut
kemampuan analitis tinggi. Selamat kepada Mochamad Rahil Faza, Farrel
Daneshwara Naufal, Fathir Muhammad, dan Dheren Bramantyo semoga api prestasi
ini terus menyala!
#KOMAT2025
#SMPN115Jakarta
#SMABEL-Cerdas-Santun-Luar Biasa